RAMBATAN WETAN, INDRAMAYU - Sabtu, 19 September 2026 - Suasana khidmat menyelimuti Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, saat masyarakatnya kembali menggelar Adat Istiadat Ujung-ujungan Buyut Baridem. Ritual sakral yang telah diwariskan dari generasi ke generasi ini menjadi penanda kuat komitmen masyarakat setempat dalam melestarikan kekayaan budaya dan tradisi leluhur.
Kegiatan yang disambut penuh antusiasme oleh seluruh lapisan masyarakat ini tidak hanya sekadar menjalankan rangkaian adat desa, tetapi juga menjadi momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan di antara warga. Pelaksanaan tradisi berlangsung tertib, mencerminkan penghargaan yang mendalam terhadap nilai-nilai luhur yang dijaga.
Para tokoh adat dan tokoh masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga kelancaran acara, memastikan bahwa setiap tahapan dilalui sesuai pakemnya. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya menjaga agar nilai-nilai budaya serta kearifan lokal tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi penerus. Upaya ini menunjukkan kepedulian mendalam masyarakat Desa Rambatan Wetan terhadap eksistensi adat istiadat sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Kabupaten Indramayu.
Rangkaian kegiatan Adat Istiadat Ujung-ujungan Buyut Baridem dimulai sejak pagi hari dengan Doa Bersama di Makam Buyut Baridem, memohon keberkahan dan keselamatan. Dilanjutkan dengan Prosesi Ziarah oleh tokoh adat dan perwakilan warga. Puncak acara adalah Ritual Ujung-ujungan yang melibatkan pembacaan mantra dan persembahan sesajen sebagai bentuk penghormatan. Sesi Syukuran dan Jamuan Warga menjadi penutup, di mana seluruh masyarakat berkumpul menikmati hidangan dan berbagi kebahagiaan.
|
Baca juga:
Sakral Basu Bale Toko Masyarakat Pawidean
|
Melalui gelaran rutin ini, masyarakat Desa Rambatan Wetan berharap tradisi Ujung-ujungan Buyut Baridem dapat terus dilestarikan secara positif. Diharapkan pula, generasi muda dapat semakin mengenal, memahami, dan menghargai warisan budaya leluhur ini, sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan semangat gotong royong yang menjadi pilar kehidupan bermasyarakat.

Koramil 1604Jatibarang